Selasa, 01 April 2014

Belum Ke Papua Kalau Belum Ke Wamena

Wamena merupakan pusat dari pegunungan tengah papua. Di pegunungan tengah inilah kebudayaan papua dapat dijumpai dengan mudah. Orang-orangnya pantas untuk disamakan dengan orang badui karena pendidikan dan tata krama tidak begitu kental.


Penduduk pegunungan tengah tidak mau disamakan dengan penduduk pesisir. Bagi mereka orang asli papua yang berasal dari pesisir pantai sama dengan pendatang. Di pegunungan tengah sendiri terdiri dari banyak suku yang kadang beberapa suku masih seringkali bentrok dengan suku yang lain.

Penduduk pegunungan tengah bisa dikatakan tidak pernah mandi atau sangat jarang sekali mandi sehingga aromanya juga pasti sangat menyengat. Bahkan untuk yang pegawai sekalipun banyak yang tidak mandi. bahkan untuk yang muslim banyak juga yang jarang mandi.

Di wamena kota sendiri, bisa dijumpai orang-orang yang datang ke kota dengan mengenakan koteka. di bandara wamena sendiri ada pace yang setiap harinya menjajakan oleh-oleh khas wamena seperti koteka, noken (tas dari kulit kayu), gelang dari kayu/rotan, dan juga kalung dari kerang.  pemandangan seperti ini sepertinya tidak akan dijumpai di pesisir pantai.

Selain di wamena sebenarnya masih ada daerah lain yang lebih terpencil yang masih bisa dikunjungi. Tentunya dengan angkot dan pesawat seperti nduga, tolikara, mamberamo tengah, yahukimo, lanny jaya, dll. Karena pegunungan tengah telah mekar menjadi banyak kabupaten.

Di wamena bisa mengunjungi mumi di distrik kurulu. tidak begitu jauh, hanya sekitar setengah jam dari kota. bagi pengunjung dipersilakan melihat mumi dan berfoto. tentunya dengan imbalan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar